DIGITAL BERBASIS E-MARKET SEBAGAI PROGRAM PEMERINTAH DAERAH DI MASA PANDEMI

Di masa pandemi pemerintah daerah harus mengeluarkan program untuk membantu masyarakat  dalam memulihkan perekonomian seperti yang dilakukan pemerintah daerah Cimahi.  Pemerintah daerah Cimahi melaksanakan program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan dalam bekerja dengan memanfaatkan teknik pemasaran secara online. Pemerintah Cimahi berharap dengan adanya program ini masyarakat memiliki wawasan mengenai usaha yang dapat dijalankan secara digital, dalam program ini untuk masyarakat baik kader PKK, pemilik usaha, ketua dan pengurus RW, pengurus karang taruna dan para LPM.  Pemerintah Cimahi menyediakan fasilitas koneksi internet di setiap RW di Cimahi. Tujuan program ini adalah optimalisasi pemanfaatan fasilitas oleh pemerintah daerah bagi pemulihan ekonomi masyarakat. Dari adanya program ini terdapat dampak positif yaitu masyarakat akan paham bahwa telah diberdayakan oleh pemerintah daerah yang dapat memulihkan perekonomian masyarakat, kemudahan dalam akses informasi, dan adanya kemudahan melakukan transaksi. Program ini dapat dimanfaatkan oleh penduduk kota Cimahi, sebagian besar penduduk sudah beralih ke basis online dan pasar tradisional mulai beroperasi kembali dengan e-market.

Selain Kota Cimahi, pemerintah daerah Kota Tegal memberikan upaya bantuan kepada masyarakat Tegal dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Tegal mengenai sistem pemasaran secara global dengan tujuan perekonomian tetap aktif, yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan webinar bagi masyarakat mengenai pemulihan ekonomi melalui optimalisasi teknologi, kegiatan ini juga di dukung oleh Bank Indonesia yang memberikan pembelajaran literasi teknologi digital, dan program ini didukung dengan dikeluarkannya sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kedua daerah ini memiliki kesamaan dengan menggunakan e-market sebagai pemulihan ekonomi pasar tradisional, namun kedua berbeda dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya untuk beralih menggunakan platform digital. Di Kota Cimahi, pemerintah daerah langsung memberikan edukasi kepada masyarakat dan memfasilitasi koneksi internet , sedangkan Kota Tegal pemerintah daerah memberikan edukasi melalui virtual meeting dan melalui sistem e-market yang didukung oleh Bank Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *