KEBIJAKAN PEMIMPIN DAERAH DENGAN GENDER YANG BERBEDA UNTUK MEMULIHKAN PEREKONOMIAN RAKYAT

Dalam masa pandemi ini banyak masyarakat di daerah yang tidak memiliki penghasilan karena adanya peraturan pemerintah untuk menurunkan kasus covid-19. Pemerintah daerah berupaya untuk berinovasi meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi yang sesuai dengan peraturan pemerintah (tidak melanggar protokol kesehatan).  Dalam hal ini , terdapat dua daerah kabupaten yang pemimpin daerahnya berbeda gender namun memiliki kebijakan yang dapat membantu perekonomian rakyatnya.

Kabupaten Bantul berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dipimipin oleh seorang bupati laki-laki. Kabupaten Bantul memiliki wilayah pertanian yang cukup subur, dan sebagian besar potensi daerahnya adalah pantai, serta memiliki banyak budaya dan kesenian. Sebelum pandemi, Bantul selalu banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara, namun adanya pandemi jumlah wisatawan menurun drastis, karena pemerintah memberlakukan kebijakan penutupan tempat wisata dan larangan kunjungan wisata, sehingga banyak penduduk yang mengalami kesulitan ekonomi dan angka kemiskinan menjadi tinggi, sehingga diperlukan adanya program pemulihan ekonomi agar masyarakat dapat memiliki penghasilan. Program pemulihan ekonomi melalui produk utama yang menjadi unggulan seperti pangan dan kerajinan yang memiliki nilai ekspor dan wisata yang telah memenuhi standar sesuai dengan protokol kesehatan. Pemerintah Kabupaten Bantul melakukan kerjasama dengan perusahaan ekonomi digital, bertujuan agar pemilik usaha UMKM dapat tetap berjalan, selain itu melakukan kerjasama dengan Gojek untuk memudahkan UMKM dalam melaksanakan kegiatan usahanya, hasil kerjasama terwujud dalam sistem pembayaran digital oleh Kabupaten Bantul, hal ini menjadi salah satu rencana pemerintah Kabupaten Bantul untuk melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan berbasis digital agar dapat bertahan ditengah pandemi.

Kota Tangerang dipimpin oleh seorang bupati perempuan yang dipimpin dengan baik bahkan telah mendapatkan sejumlah prestasi yang cemerlang yang disertai dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Masyarakat Kota Tangerang memiliki kultur budaya campuran Betawi dan Priangan dan termasuk masyarakat yang dinamis serta gemar akan kesenian. Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang terdampak parah akibat pandemi. Untuk menanggulangi pandemi, pemerintah Kota Tangerang berupaya memaksimalkan layanan masyarakat secara digital dengan menambah aplikasi bari di Tangerang Live Room (LTR) seperti web dan aplikasi khusus penanganan covid-19, termasuk dukungan pembelajaran jarak jauh dengan menyediakan video pembelajaran dan akses wifi gratis untuk masyarakat. Selain itu dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan dunia usaha di era industri 4.0. Kota Tangerang bekerjasama dengan Konsultan Independent dan didukung oleh Asosiasi TI & TELCO Indonesia.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *