BALI THE SECOND HOME

Pulau Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki pemandangan alam yang indah serta memiliki budaya yang kuat dan sangat melekat dalam masyarakat. Dengan pemandangan alam yang indah dan ciri khas budayanya banyak menarik para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri, salah satu negara yang  banyak warga negaranya  untuk  berkunjung ke Pulau Bali yaitu dari negara Australia. Negara Kanguru (Australia) ini merupakan negara  yang wilayahnya dekat dengan Indonesia, Australia adalah salah satu negara yang paling multikultural di dunia yang kaya akan Pribumi, budaya imigran,dan negara yang demokratis, stabil dan memiliki beragam budaya, selain itu Australia sebagai negara yang letak geografisnya sangat strategis walaupun sebagai benua kecil dan terpencil namun kaya akan sumber daya alam.

  • Australia Menjadikan Bali Sebagai Destinasi Wisata Favorit

Bagi Australia Pulau Dewata Bali merupakan destinasi wisata nomor satu dengan kunjungan turis Australia berlibur ke Bali sekitar satu juta turis pertahun, sehingga dengan banyaknya turis Australia mengunjungi Bali terdapat bentuk dan upaya hubungan yang dilakukan oleh Australia dengan Bali, sebagai berikut:

1.Pemerintah. Pemerintah menjadi aspek terpenting dan berperan penting dalam menjalankan kerjasama. Indonesia memberikan bebas Visa Kunjungan kepada 169 negara dan salah satunya yaitu Australia yang meliputi jenis visa berikut ini: Tourist Visa merupakan salah satu visa dengan ijin bebas untuk masuk dan tinggal di Indonesia dengan batas waktu 30 hari dan bisa diperpanjang melalui kantor KBRI atau KJRI yang ada di Australia, hal ini disambut baik oleh warga Australia, Business Visa merupakan visa bisnis  untuk pemegang paspor Australia dengan  diberikan ijin dengan batas waktu 60 hari untuk sekali masuk dan dapat diperpanjang melalui kantor imigrasi terdekat, dengan tujuan bisnis yang membutuhkan beberapa kali masuk ke Indonesia diberikan waktu 11 bulan atau 1 tahun namun harus memiliki surat ijin bisnis yang dikeluarkan oleh Direktorat Imigrasi Pusat di Jakarta, Working Holiday Visa and Employment Visa merupakan visa yang diberikan kepada warga Australia untuk mengunjungi Indonesia dan warga Indonesia mengunjungi Australia, hal ini sesuai dengan perjanjian antara kedua negara yaitu Australia-Indonesia mulai 1 Juli 2019,  visa ini untuk berlibur namun memungkinkan pemegang visa untuk melakukan beberapa pekerjaan dengan ketentuan tidak selama lebih dari 6 bukan dan tidak terlibat dalam studi atau pelatihan selama lebih dari 4 bulan, dalam visa ini diberikan waktu 12 bulan, dan untuk visa pekerjaan diberikan oleh warga Australia yang tinggal di Bali kurang lebih 5 tahun.,  Social-Cultural Visa merupakan visa untuk pemegang paspor Australia dan hanya berlaku untuk sekali masuk yang bertujuan untuk kunjungan keluarga, acara kebudayaa, pelatihan, kompetisi budaya dan olahraga atau aktivitas kemanusiaan, yang diberikan batas waktu 60 hari di Indonesia dan dapat diperpanjang melalui kantor imigrasi terdekat, Retirement Visa merupakan visa yang diberikan kepada warga Australia yang berusia diatas 55 tahun untuk menikmati masa pensiun di Bali dan memperoleh visa pensiun yang dapat diperbaharui setiap tahun .

Selain itu pemerintah Australia menawarkan kerjasama dalam pengembangan sektor pariwisata dalam forum kerjasama pertemuan sektor transportasi Australia-Indonesia  untuk mengembangkan transportasi ke tempat atau daerah wisata favorit di Australia maupun Indonesia , kerjasama kedua negara antara lain dengan maskapai Indonesia yaitu Garuda Indonesia yang sudah mengoperasikan jadwal penerbangan dari Jakarta dan Denpasar menuju Sydney, Melbourne dan Perth, Australia dengan maskapainya yaitu Qantas, Jetstar Airways dan Virgin Australia yang mengoperasikan penerbangan dari Australia ke Denpasar, Bali, serta terdapat agen perjalanan wisata di Australia yang menjalin kerjasama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia dengan mempromosikan paket wisata dengan harga khusus bagi warga Australia.

2. Non-Government (Non-Pemerintah). Warga Australia setiap tahunnya banyak berkunjung ke Pulau Bali dan membuat warga Australia menyukai Pulau Bali serta mengikuti aktivitas kemanusiaan dan aktivitas lingkungan hidup di Bali, terdapat beberapa organisasi non-pemerintah Australia yang didirakan oleh warga Australia yang berupa organisasi sosial, amal dan program-program serta sukarelawan Australia yang didanai oleh pemerintah yang bekerja di Bali, organiasi non-pemerintah antara lain: Coral Triangle Center (CTC) yang merupakan organisasi non-pemerintah sebagai fondasi untuk konservasi keanekaragaman hayati laut, pengelolaan sumber daya laut dan pesisir yang berkelanjutan. The Australian Consortium for “In-Country” Indonesia Studies (ACICIS) yang merupakan himpunan pelajar untuk mengembangkan dan mengkoordinasi kualitas tinggi bagi pelajar Australia untuk memilih pilihan studi yang ada di Indonesia, salah satunya Universitas Udayana Bali. The Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) merupakan acara dengan tujuan menampilkan karya sastra Bali dan Indonesia. Internations Bali Expat Forum-Australian Nationality adalah organisasi kelompok  untuk saling mendukung dalam memberikan informasi tentang tempat bertemu untuk sesama ekspatriat Australia di Bali. Indonesia Australia Business Council Bali Branch (IABC) yaitu asosiasi bisnis mewakili kepentingan bisnis sektor swasta dalam hubungan komersial antara Bali, Indonesia dan Australia serta kerjasama pemerintah kedua negara dalam meningkatkan efektivitas untuk menciptakan dan menjalankan bisnis. The Indonesia Australia Language Foundation (IALF) yaitu untuk mempelajari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris bagi para pelajar yang melaksanakan pertukaran pelajar. The John Fawcett Foundation (JFF) yaitu sebuah organisasi kemanusiaan yang didirkan oleh John Fawcett, mantan pendidik dan wakil direktur Perth Technical College tahun 1991 dengan tujuan membantu orang yang membutuhkan secara gratis dengan menjalankan klinik keliling di seluruh Bali. Centrelink yaitu sistem pembayaran yang digunakan warga negara Australia di Bali untuk mengajukan klaim kesehatan. Bali Children Foundation yaitu organisasi non pemerintah yang berbasis di Australia untuk menyediakan jalur pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung dengan keluarga kurang mampu.

3. Media. Media menjadi bentuk diplomasi antar negara untuk dapat mengetahui informasi, banyak media yang mengenalkan pulau Bali kepada masyarakat internasional melalui para warga Australia sebagai tujuan popular bagi para wisatawan Australia, dalam survei yang dilakukan oleh media Australia dengan responden 90% dari wisatawan Australia di Indonesia, dan bali mendapatkan tiga penghargaan sebagai destinasi wisata group keluarga dari media travel Australia.

4. Masyarakat Australia dan Bali. Warga Australia menyukai berkunjung ke Pulau Bali karena biaya perjalanan ke Bali dan gaya hidup serta kebutuhan sehari-hari murah, suasana Bali yang nyaman dengan keunikan budaya dan alam yang indah, Bali dan Australia memiliki jarak tempuh yang dekat, Pulau Bali dianggap oleh warga Australia sebagai rumah kedua.

5. Bisnis. Warga negara Australia di Bali tidak hanya berlibur namun juga menjalankan bisnis, seperti café Sisterfields di Seminyak Bali sebagai pemilik café yang berkewarganegaraan Australia, dengan menggabungkan kuliner barat dengan kuliner Indonesia.

Dengan pemandangan alam yang indah dan keunikan budaya yang banyak menarik wisatawan menjadikan Pulau Dewata Bali  menjadi rumah kedua bagi para warga negara Australia untuk menetap hidup di Pulau Bali dengan waktu yang lama.

Sumber:

NATHALIA MONICA KRISTY. KEPENTINGAN NASIONAL AUSTRALIA DENGAN MENJADIKAN BALI SEBAGAI DESTINASI WISATA FAVORIT (2018). SKRIPSI. 2020.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *