PEREMPUAN AKTOR DIPLOMASI BUDAYA

Seni merupakan bagian dari budaya yang memiliki nilai-nilai universal. Nilai-nilai universal yang terdapat dalam budaya dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat dengan berbagai latar belakang. Pertunjukkan seni menjadi sarana relasi budaya dari berbagai negara. Salah satu pertunjukkan seni dari berbagai negara untuk membangun relasi yaitu Solo International Performing Art (SIPA) yang dipelopori oleh para perempuan pegiat seni dari Sanggar Semarak Candrakirana. Pertunjukan seni ini bertujuan untuk melestarikan budaya nasional dengan menyelenggarakan event budaya yang bertaraf internasional.

Event budaya dalam taraf internasional sekaligus sebagai sarana pelaksanaan diplomasi. Diplomasi menjadi bagian dari sebuah perwujudan relasi yang terbentuk dari antar individu dari satu negara dengan individu negara lain. Aktivitas diplomasi selama ini lebih banyak dilakukan oleh para laki-laki karena memiliki tingkat kemampuan untuk bernegosiasi yang lebih tinggi dari perempuan. Perempuan dalam perjuangan melakukan diplomasi menjadi sebuah kesempatan untuk mendapatkan peran formal. Dengan adanya perkembangan komunikasi maka perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam melakukan aktivitas diplomasi. Kesempatan untuk melakukan diplomasi dilakukan oleh para perempuan-perempuan dari Sanggar Seni Semarak Candrakirana dari Kota Surakarta.

Para perempuan dari Sanggar Seni Semarak Candrakirana sebagai Aktor Citizen Diplomacy karena dapat memperluas pemahaman pada masyarakat internasional tentang identitas nasional yang dimiliki negara Indonesia melalui budaya sebagai pendukung kekuatan ekonomi nasional yang dapat diselenggarakan melalui event budaya internasional dan sebagai pendukung pemerintah secara informal melalui komunikasi dengan warga negara dari negara lain.

Sanggar Seni Semarak Candrakirana berdiri pada tahun 1998. Anggota dari sanggar pernah menempuh studi di Institut Seni Surakarta (ISI), dari lembaga pendidikan yang memiliki jaringan internasional dan sering memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mementaskan berbagai tarian nusantara ke mancanegara. Sebagian besar anggota dari sanggar tersebut  adalah perempuan. Perempuan-perempuan inilah yang aktif dalam melakukan kunjungan ke beberpa negara untuk memperkenalkan budaya Nusantara dengan pementasan tari klasik maupun modern. Dari pementasan tarian di tingkat internasional menjadi faktor penting bagi terselenggaranya pagelaran seni internasional yaitu Solo International Performing Art (SIPA) yang diadakan setiap tahunnya yang didukung oleh pemerintah daerah serta melibatkan para penari mancanegara.

Seiring dengan kemajuan teknologi, warga negara dapat mewujudkan tanggung jawabnya untuk mendukung diplomasi dari pemerintah dalam mencapai kepentingan nasional. Di sinilah peran perempuan untuk mengembangkan potensinya guna menjadi diplomat. Perempuan Sanggar Seni Semarak Candrakirana menjadi bagian dari masyarakat yang mendapat pemberdayaan melalui pendidikan dan mendapat kesempatan dari pemerintah lokal untuk terlibat dalam pelaksanaan diplomasi warga.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *