SAATNYA PEREMPUAN BERKARYA

Nicole Zefanya yang dikenal dengan nama panggung Niki merupakan seorang musisi, penulis lagu  produser rekaman dan  penyanyi asal Indonesia. Nicole Zefanya lahir di Jakarta 24 Januari 1999, mengawali kariernya dengan mengikuti ajang kompetisi Cornetto Ride To Fame. Niki berhasil mengalahkan ribuan konstestan bahkan pada tahun 2014 sebagai penyanyi pembuka konser  Red Tour Taylor Swift.

Niki sejak kecil sudah tertarik dengan musik, ia tumbuh mendengarkan musik-musik R&B era 1990-an seperti Destiny’s Child dan Aaliyah. Pengaruh sang ibu yang merupakan penyanyi gospel, bakat dari sang ibu menurun ke sang anak. Ayahnya akan memutar lagu-lagu milik Whitney Houstan ketika Niki kecil rewel pada jam tidur dan bekeliling  kota  berjam-jam dengan mobil untuk menenangkan Niki.

Budaya barat sudah melekat pada diri Niki. Sejak kecil Niki sudah terbiasa berbahasa Inggris, suka menonton acara TV Amerika dan sang ayah pun berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Ketika beranjak dewasa Niki bersekolah di sekolah internasional dengan guru-guru yang berasal dari Amerika atau Kanada. Itulah yang memperkuat bakat yakni kemampuan menggunakan Bahasa Inggris secara fasih. Niki pernah mengalami krisis identitas sebagai warga Indonesia karena teman-teman sekelasnya merupakan orang-orang asing. Ketika melanjutkan kuliah di Nashville Tennesse, Niki mengalami culture shock. Jauh dari rumah membuat Niki merasa homesick, namun sejak saat itu Niki mulai bangga menjadi orang Indonesia.

Dalam karir musiknya Niki mengusai banyak alat musik termasuk gitar, ukulele, keyboard dan piano. Selama menjalani karir musiknya Niki memilih genre R&B dan indiefolk. Pada tahun 2016 dan 2017 Niki meliris lagu “Polaroid Boy” dan “Anaheim” secara independen. Pada tahun 2017, Niki pindah ke Nashville, AS, dan mempelajari Seni Musik di sebuah Universitas dan merilis lagu “See U Never”  dan “ I Like U” di bawah naungan label rekaman  asal Amerika Serikat tumbuhlah sebagai penyanyi internasional. Awal Niki bergabung dengan label rekaman asal Amerika 88rising, Niki mengaku bahwa dirinya diundang oleh Rich Brian yang merupakan penyanyi asal Indonesia untuk bergabung dalam label 88rising. Setelah Rich Brian mendengar lagunya di YouTube dan kemudian mengontaknya secara langsung. Pada 2 Mei 2018  Niki merilis lagu “Vintage” sebagai single pertama dari EP-nya yang bertajuk Zephyr.

Di usia muda Niki berhasil sukses dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74, Niki Zefanya menyanyikan lagu Indonesia Raya di Head In The Clouds Festival  di LA State Historic Park, Amerika Serikat  dan mengenakan baju bertemakan merah putih sambil mengibarkan bendera kebangsaan Indonesa di atas panggung.

Dari Niki kita dapat meneladani banyak hal, kesuksesan hanya datang kepada mereka yang bekerja keras dan pantang menyerah. Sebagai perempuan generasi “Z” hendaknya memanfaatkan kesempatan dengan baik dan tetap optimis. Marilah mencontoh Niki, saat namanya sudah sering terdengar secara internasional, namun tetap bangga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengibarkan bendera merah putih. Kini, perbedaan gender sudah bukan lagi menjadi masalah untuk tidak berkarya, budaya patriarki kini perlahan-lahan ditinggalkan. Laki-laki maupun perempuan kini mempunyai kesempatan yang sama untuk berkarya. Niki menjadi salah satu contoh nyata, usia juga bukan merupakan penghalang dalam berkarya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *